Yuk Simak Beberapa Istilah Dalam Saham Yang Wajib Anda Ketahui

Keuntungan yang ditawarkan oleh jenis investasi saham memang menggiurkan. Namun, memasuki dunia saham seharusnya tidak dilakukan hanya dengan bermodal nekat saja. Beberapa pemahaman instrumen dan analisis perlu dikuasai. Bahkan, anda juga sebaiknya mengetahui beberapa istilah dalam saham agar bisa menjadi investor yang sukses.
Berikut Beberapa Istilah Tentang Saham Untuk Anda Pahami
1. Blue Chip, Middle Cap Dan Small Cap
Istilah yang satu ini akan menjadi sebuah istilah yang tidak familiar jika anda menjadi investor pemula. Blue chip, middle cap dan small cap merupakan istilah yang digunakan untuk menentukan jenis saham berdasarkan kapitalisasi pasarnya. Tentunya, istilah yang satu ini harus dipahami karena menjadi penentu untuk anda dalam membeli saham.
Blue chip merupakan salah satu jenis saham yang dimiliki oleh perusahaan dengan fundamental yang kuat. Jenis saham ini bahkan bisa menggerakkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan kapitalisasi pasar yang mencapai di atas 10 triliun. Tentunya, saham yang satu ini memiliki volatilitas yang cenderung rendah dan harga saham yang tinggi.
Begitu pula, middle cap adalah jenis saham dalam tingkatan menengah. Saham ini biasanya memiliki kapitalisasi pasar antara 500 miliar hingga 10 triliun. Sedangkan saham small cap adalah saham yang memiliki volatilitas tinggi. Namun, saham ini seringkali menjadi incaran spekulan dengan tujuan untuk dipermainkan harganya.
2. Emiten Dan Efek
Efek merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menyebut surat berharga yang dijual oleh perusahaan. Dalam hal ini, saham dapat disebut sebagai efek. Adapun emiten adalah istilah yang digunakan untuk menyebut perusahaan yang melakukan penawaran kepada investor untuk melakukan penawaran efek berupa saham atau obligasi.
3. Profit Taking, Cut Loss Dan Stop Loss
Begitu pula, istilah yang satu ini adalah istilah dalam saham yang sering digunakan para investor terhadap kondisi sahamnya. Jika para investor telah berhasil menjual semua maupun sebagian dari saham yang dimiliki dengan harga yang lebih tinggi, maka investor tersebut telah mengalami profit taking atau mendapat keuntungan.
Selain itu, cut loss adalah istilah yang digunakan investor untuk mengatasi risiko kerugian yang akan terjadi. Investor tersebut dapat menjual saham yang dimiliki karena harga saham tersebut bergerak berlawanan. Sementara stop loss adalah teknik memasang order ketika posisi harga saham dapat menyentuh level tertentu.
4. IPO, Listing Dan Delisting
Beberapa istilah ini adalah istilah yang digunakan pada Bursa Efek Indonesia. Dalam hal ini, BEI melakukan penawaran kepada perusahaan untuk mencatat saham perusahaannya secara terbuka. Oleh karena itu, IPO atau initial public offering adalah kondisi ketika perusahaan akan menjadi go public karena menjual sahamnya kepada masyarakat umum.
Tentunya, perusahaan yang menjual saham tersebut akan dilakukan pencatatan oleh BEI. Kegiatan pencatatan perusahaan menjadi go public ini dapat disebut sebagai listing. Demikian sebaliknya, delisting juga dapat diartikan sebagai penghapusan nama perusahaan dalam go public karena melakukan suatu kesalahan.
5. Buyback
Istilah buyback dapat diartikan sebagai pembelian kembali. Dalam hal ini, kondisi krisis seringkali membuat suatu perusahaan berusaha untuk buyback atau membeli kembali saham yang sudah beredar di publik. Kondisi ini dilakukan oleh perusahaan dengan tujuan untuk menjaga kondisi likuiditas perusahaan.
Itulah beberapa istilah yang harus anda pahami sebelum terjun dalam dunia investasi saham. Tentunya, beberapa istilah tersebut dapat membantu anda untuk mengetahui kondisi perkembangan dunia saham di pasaran. Bahkan, anda juga dapat menggunakan istilah tersebut untuk mendiskusikan terkait kondisi saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *