Tips Cuci Baju Dengan Deterjen Yang Baik Untuk Mengurangi Penyebaran Virus Corona

panduan tentang sabun cuci baju dan jenis-jenis deterjen

Dalam beberapa studi kasus menyebutkan, bahwa orang dapat tertular virus corona melalui pakaian. Serat-serat pada pakaian dapat menjadi tempat berkumpulnya banyak partikel tak kasat mata, salah satunya adalah virus. Untuk itu sebagai langkah pencegahan dini, WHO menganjurkan untuk langsung mencuci pakaian yang digunakan untuk aktivitas di luar rumah, menggunakan deterjen. Air dan sabun cuci ini dapat membunuh kuman yang menempel di pakaian.

Tips Mencuci Baju Yang Baik Untuk Membunuh Kuman

1. Cuci Pakaian Menggunakan Air Hangat

Ketika mencuci baju dengan cara yang biasa, anda hanya perlu menggunakan air dingin untuk mencuci. Namun tidak ada salahnya untuk mencuci pakaian dengan air hangat dengan suhu sekitar 60 derajat celcius. Air hangat memiliki tegangan permukaan yang lebih kecil, sehingga dapat lebih mudah masuk kedalam sela-sela kain. Sehingga, mencuci dengan air hangat dapat lebih mudah membersihkan partikel-partikel tak kasat mata yang terjebak pada serat kain.

Cuci Baju Dengan Deterjen

Selain itu, air hangat memang sering digunakan untuk mensterilkan barang-barang karena kemampuannya untuk membunuh kuman. Dengan begitu, mencuci pakaian dengan air hangat juga akan membunuh kuman yang banyak mengendap pada pakaian, setelah seharian beraktivitas di luar rumah. Namun, anda perlu memperhatikan beberapa bahan pakaian yang tidak bisa dicuci menggunakan air hangat. Sehingga, anda perlu mengetahui jenis kain pada pakaian.

2. Gunakan Sabun Cuci Pakaian

Menurut beberapa penelitian menyebutkan, virus corona dapat bertahan dengan jangka waktu yang lumayan lama pada permukaan kain. Karena itu, untuk dapat menurunkan resiko infeksi virus ini, segeralah mencuci pakaian dengan deterjen. Sama dengan manfaat mencuci tangan menggunakan sabun, mencuci pakaian menggunakan sabun cuci juga terbukti ampuh membunuh virus ini. Bahan kimianya dapat mengeluarkan virus dan kuman dari serat pakaian.

Setelah merendam pakaian dengan air hangat, anda bisa menambahkan sabun cuci pakaian dengan kadar yang pas. Karena, jumlah sabun yang terlalu sedikit tidak akan efektif dalam mengangkat kuman. Sedangkan, kadar sabun yang terlalu banyak akan menciptakan busa berlebih yang akan melekat pada pakaian dan menimbulkan noda. Untuk itu, penggunaan sabun cuci menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah penularan virus corona ini.

3. Gunakan Cairan Pemutih Pakaian

Seperti yang sudah disebutkan oleh World Health Organization (WHO) cairan pemutih dapat menjadi desinfektan. Kandungan dalam pemutih pakaian, yakni sodium hipoklorit memiliki kemampuan untuk membunuh jamur, kuman, bakteri dan virus. Dalam setiap larutan pemutih pakaian yang sudah diencerkan menggunakan air, dapat bekerja langsung untuk membunuh kuman selama kurun waktu 10 hingga 60 menit dari waktu awal untuk disinfeksi permukaan.

Mengapa Menggunakan Deterjen Cair Lebih Baik untuk Mesin Cuci

Virus corona diperkuat dengan lapisan lemak yang berguna untuk membantunya berkembang biak. Lapisan lemak ini dapat dilawan dengan kandungan yang ada pada cairan pemutih. Asalkan, anda tetap memperhatikan takaran cairan pemutih dan air yang digunakan. Karena, tidak semua jenis serat pakaian tahan terhadap pemutih. Untuk itu, ikuti petunjuk pencucian yang benar pada label baju, agar pakaian tetap tetap bersih dari kuman tanpa merusak serat kain.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus corona adalah, dengan menjaga kebersihan barang yang ditengarai bisa menumpuk virus. Salah satu barang tersebut adalah pakaian. Karena dapat menyerap partikel kecil seperti debu, kuman, dan virus pada serat kain, jika dibiarkan partikel tersebut akan menumpuk dan bisa menyebabkan penyakit. Untuk itu, segera cuci pakaian anda dengan sabun cuci setiap selesai beraktivitas di luar ruangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *