Rem Motor Anda Tidak Pakem? Ketahui Dua Penyebab Utamanya

Rem Motor Anda Tidak Pakem Mengganti minyak rem motor ini

Jika anda pernah mengalami rem depan yang sudah tidak pakem padalah kampas rem masih tebal, besar kemungkinan permasalahannya terdapat pada minyak rem motor. Terdapat dua kemungkinan yang terjadi dengan minyak rem motor anda, yang pertama volume minyak rem sudah berkurang dan yang kedua minyak rem tercampur dengan udara. Fungsi dari minyak rem motor adalah sebagai penyalur tenaga dari tuas ke kaliper untuk mendorong kampas rem.

Jika volume minyak rem kurang, hal tersebut dapat membuat kinerja rem tidak maksimal sehingga anda bisa merasakan rem yang sudah tidak begitu pakem. Bisa juga ketika mengecek volume minyak ternyata masih banyak. Biasanya yang terjadi adalah terdapat udara di dalam kaliper sehingga daya dorong minyak menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, jika anda merasa rem tidak pakem jangan buru-buru mengganti minyak rem motor. Sebaiknya anda mengecek faktor kedua tadi. Jika yang terjadi adalah adanya udara di dalam kaliper, berikut cara praktis mengeluarkan udara dari kaliper.

Rem Motor Anda Tidak Pakem Mengganti minyak rem motor ini

Udara bersifat kompresibel sehingga gaya tuas rem tidak diteruskan oleh minyak secara maksimal. Hal ini membuat kampas rem tidak dapat mencengkram optimal. Anda bisa melakukan bleeding untuk mengeluarkan udara dari kaliper. Pertama-tama anda harus menyiapkan selang transparan, lalu pasang selang tersebut pada baut nepel yang terletak di kaliper. Setelah itu tekan tuas rem, lakukan berulang-ulang lalu tahan. Sambil menahan, kendorkan baut nepel tadi, hal ini akan membuat udara akan keluar bersama minyak. Jika sudah tidak ada yang keluar, kencangkan kembali baut nepel. Ulangi langkah tersebut hingga udara habis. Cara ini sangat efektif dan bisa dilakukan jika ternyata volume minyak rem masih normal tapi rem tidak terasa pakem. Ukuran volume minyak rem yang benar adalah diantara garis lower dan garis upper di master rem. Jika minyak rem ternyata berada di bawah garis lower, sebaiknya segera anda isi. Mengganti minyak rem motor sebenarnya tidak harus dilakukan terlalu sering. Idealnya adalah setiap motor anda menempuh perjalanan 20.000 km. Namun, lain cerita kalau sebelum mencapai 20.000 km anda mendapati minyak rem berada di bawah garis lower. Sebaiknya anda segera mengisi minyak supaya rem bisa bekerja lebih optimal.

Rem Motor Anda Tidak Pakem Mengganti minyak rem motor

Pertama-tama buka kedua baut pada mster rem. Setelah itu pasang selang di baut nepel dan kendorkan. Biarkan minyak rem tersebut mengalir. Setelah itu kencangkan baut kembali. Tuang minyak yang baru di master rem. Lakukan proses bleeding sama seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Pastikan bahwa volume minyak rem berada ditengah-tengah garis lower serta upper. Jangan lupa untuk memasang kembali tutup master dan kedua bautnya. Minyak rem motor anda telah diganti. Sekedar tips, anda sebaiknya berhati-hati ketika menuangkan minyak rem motor jangan sampai tumpah apalagi mengenai body motor. Karena sifat minyak rem tersebut bisa merusak cat pada body motor. Untuk menghindari cat tumpah, anda bisa menuang minyak dengan torong. Meski sepele ternyata torong mampu mengurangi resiko tumpah saat menuang minyak rem. Jika anda susah memegang torong sambil menuang minyak, anda bisa meminta bantuan orang lain untuk memegang torong. Kini, untuk mengganti minyak rem anda tidak perlu ke bengkel lagi karena bisa dilakukan di rumah. Jika dilakukan sendiri tentu lebih hemat biaya. Anda juga bisa membeli minyak dengan kualitas bagus untuk motor kesayangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *