Jaga Kebersihan Tangan, Mana Yang Lebih Efektif, Hand Sanitizer Jel atau Spray?

Hand Sanitizer Gel atau Spray

Berbulan-bulan menghadapi pandemi virus corona, saat ini dunia sudah mulai masuk pada era new normal. Dalam era new normal ini masyarakat banyak mengadopsi kebiasaan baru yang sering dilakukan pada saat corona, dan tetap dilanjutkan sebagai langkah waspada. Salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan dengan air dan sabun ataupun hand sanitizer. Lebih praktis dibawa, mana yang lebih efektif membunuh kuman antara hand sanitizer jel dan spray?

Hand Sanitizer Liquid

Hand sanitizer berbentuk liquid ini menjadi salah satu jenis cairan pembersih tangan yang banyak dijual di pasaran. Pada umumnya, antiseptik ini memiliki kandungan alkohol dan etanol sebanyak kurang lebih 60 persen. Dengan kadar alkohol berikut, penggunaan cairan ini dinilai sudah mampu untuk membunuh kuman yang ada di tangan. Meskipun, mencuci dengan air dan sabun selama 30 hingga 40 detik jauh lebih efektif untuk menghilangkan kuman yang ada di tangan.

Hand Sanitizer Jel atau Spray

Hand sanitizer berbentuk cairan kental ini, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terserap di kulit tangan. Karena tidak mudah terserap, antiseptik berjenis jel ini juga tidak akan mudah menguap, sehingga kandungan alkoholnya lebih tahan lama. Dengan begitu, cairan pembersih tangan ini akan bertahan lebih lama untuk melindungi permukaan tangan yang mengandung banyak kuman. Sehingga, kuman dapat segera mati ketika tidak tersentuh dan menempel pada tangan.

Untuk memilih hand sanitizer berbentuk liquid, terdapat beberapa langkah yang harus diperhatikan agar perlindungan yang diberikan lebih efektif. Anda perlu memeriksa label pembersih tangan dengan jumlah kadar alkohol dan dosis yang benar. Tuangkan cairan pembersih tangan secukupnya, lalu gosokkan pada tangan hingga cairan terserap. Biasanya, waktu yang digunakan untuk mencuci tangan dengan cairan ini sekitar 20 detik atau biarkan hingga kering.

Hand Sanitizer Spray

Selain hand sanitizer berbentuk liquid, yang banyak dijumpai selanjutnya adalah hand sanitizer spray. Cairan pembersih tangan ini memiliki konsistensi yang lebih cair dari jenis sebelumnya. Cairannya cenderung lebih ringan, hampir menyerupai air biasa. Antiseptik yang berguna untuk membunuh kuman yang ada pada tangan ini, mengandung bahan aktif irgasan DP 300 sebanyak 0,1% dan alkohol dengan kadar 60% dengan daya serap cairan yang lebih mudah.

Hand Sanitizer Jel atau Spray

Karena antiseptik ini berbentuk cair, maka ketika digunakan akan lebih cepat menyerap ke kulit dan langsung kering. Banyak orang lebih menyukai jenis antiseptik berbahan ringan seperti ini, karena tidak meninggalkan kesan lengket pada tangan setelah digunakan. Hasil akhirnya pun membuat tangan menjadi terasa lebih bersih, halus dan lembab. Namun, karena lebih cepat kering, perlindungan untuk membunuh kuman pun lebih cepat dan tidak bertahan lama.

Untuk menggunakan cairan pembersih tangan berbentuk spray, anda hanya perlu menyemprotkannya ke permukaan tangan. Setelah itu gosok telapak dan punggung tangan, hingga ke sela-sela jari sampai merata. Cairan ini akan menyerap ke kulit dalam waktu kurang dari lima belas detik. Setelah itu, akan langsung melindungi tangan dari kuman atau bakteri yang mungkin sebagai penyebab penyakit, ataupun virus covid yang sedang merebak saat ini.

Anda dianjurkan untuk lebih sering cuci tangan untuk mengantisipasi virus yang mungkin tidak sengaja tersentuh. Agar lebih praktis, mencuci tangan dengan hand sanitizer yang banyak dijual di pasaran menjadi opsi ketika tidak ditemukan air dan sabun untuk cuci tangan. Hand sanitizer dengan jenis liquid ataupun spray sama-sama terbukti ampuh untuk membunuh kuman dan bakteri. Dengan begitu, anda bebas memilih jenis cairan pembersih tangan yang sesuai kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *