Agar Lebih Tahu, Yuk Simak Evolusi Virus Corona Dari Hewan Ke Manusia

Evolusi Genom Virus Corona

Seranga virus Covid yang menerpa hampir di sebagian besar dunia tak hanya menyebabkn kekhawatiran dan keresahan masyarakat saja. Namun, juga menimbulkan banyak rasa penasaran sebagian besar ilmuwan mengenai awal mula munculnya virus tersebut. Sehingga, wajar bila banyak peneliti yang melakukan kajian mengenai sejarah perkembangan corona. Agar lebih tahu, yuk simak evolusi virus corona dari hewan ke manusia.

Sejarah Perkembangan Virus Corona

Kebanyakan dari virus menjalin hubungan yang panjang dengan inang yang disukai, dimana dalam ikatan tersebut mikroorganisme satu ini tidak akan menginduksi gejala penyakit. Namun, terkadang virus juga bisa mengalami perpindahan dari inang asli ke indukan yang baru, sehingga hal tersebutlah yang meningkatkan resiko terjadinya penularan penyakit.

Evolusi Mutasi Virus Corona Ternyata Mirip dengan Virus SARS

Seperti yang telah banyak dibahas, bahwa sebenarnya virus corona yang bernama Covid-19 ini bukanlah hal baru. Virus telah mengalami perkembangan dalam jangka waktu yang lama, bahkan mungkin telah ada jutaan tahun yang lalu. Adanya aktivitas dari manusia bisa mendorong munculnya spesies patogen baru, yang bisa menjadi penyebab munculnya penyakit yang baru pula.

Kegiatan manusia yang mengusik tempat liar dengan penebangan hutan untuk pertanian, dapat membuat virus yang terdapat pada satwa liar berpindah ke tanaman, hewan ternak bahkan manusia. Kondisi tersebut membuat spesies virus yang biasanya berkembang secara terpisah menjadi berbaur. Selain itu, terjadinya perubahan iklim yang terjadi membuat spesies tertentu berpindah tempat, sehingga memungkinkan virus bisa bertemu dengan inang baru.

Asal Mula Virus Corona

Kemunculannya yang dikatakan baru dalam kehidupan manusia membuat banyak peneliti yang melakukan berbagai kajian mengenai virus corona. Ternyata, dari hasil temuan tersebut menunjukkan bahwa virus corona tersebut berasal dari kelelawar tapal kuda yang sering dikonsumsi menjadi hidangan lezat oleh penduduk negeri tirai bambu tersebut.
Hal tersebut juga dikuatkan dari penelitian yang telah dilakukan oleh ilmuwan, yang melakukan analisis genetika untuk melacak asal muasal virus corona baru yang diberi nama Covid-19. Spesies mamalia terbang satu ini memang diketahui memiliki sejarah panjang evolusi virus corona, yang bisa berpindah dari kelelawar satu ke yang lainnya.

Kelelawar jenis tersebut dianggap sebagai inang, karena banyaknya limpahan penyakit yang diakibatkan dari spesies cukup banyak. Tak hanya wabah Covid-19 yang menyerang saat ini, ternyata mamalia terbang tersebut juga penyebab hadirnya penyakit SARS di tahun 2003 yang lalu. Dimana virus tersebut berpindah dari kelelawar ke manusia melalui hewan mamalia perantara, seperti trenggiling.

Perpindahan Virus Corona Dari Hewan Ke Manusia

Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan oleh para peneliti melalui analisis genetik, dikonfirmasi virus Covid-19 memiliki kekerabatan dengan virus corona yang biasa menginfeksi kelelawar. Namun, kemampuan patogen tersebut dalam menyerang manusia dikarenakan pertukaran potongan gen kritis dari virus corona yang menginfeksi hewan trenggiling. Dimana, perpindahan tersebut yang memungkinkan virus bisa menyerang manusia.

Evolusi Virus Corona

Trenggiling tidak secara langsung menularkannya, namun adanya protein spike didalamnya yang berperan dalam menginfeksi manusia. Perpindahan virus dari hewan ke manusia dapat terjadi akibat beberapa hal. Secara ilmiah, virus bisa menginfeksi inang baru karena terjadi mutasi protein kunci. Ketika protein tersebut mengalami perubahan secara bersama atau berurutan, maka virus baru bisa bereplikasi dan menularkan antar individu.

Keberadaan virus corona dimungkinkan telah ada sejak jutaan tahun dahulu, namun masih berada pada inang yang sesuai. Ketika virus tersebut berpindah ke inang yang baru, maka kemungkinan terjadinya penyakit sangatlah besar. Semakin berkembangnya waktu, virus juga mengalami perkembangan yang bisa diakibatkan oleh lingkungan, bahkan mutasi. Hal tersebutlah yang memungkinkan virus dari hewan bisa menular ke manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *